Tips Menyimpan ASI Perah Agar Tetap Dapat Dikonsumsi Oleh Bayi

menyimpan asi perah

ASI perah atau ASIP sangat membantu ibu yang ingin sukses menyusui bayinya secara eksklusif selama enam bulan. Dengan banyaknya stok ASI perah, ibu pun tetap lebih tenang ketika melanjutkan memberikan bayi ASI hingga usia dua tahun.

Kenapa ASI perlu diperah? Salah satu alasannya agar payudara ibu tidak membengkak. Selain itu memerah juga bisa mempertahankan produksi ASI. ASIP pun berperan penting saat ibu harus berpisah dengan bayi. Ibu yang harus memerah ASI-nya biasanya mereka yang harus kembali bekerja setelah melahirkan. Bagi ibu yang harus bekerja di kantor tentu harus memerah ASI jika ingin memberikan ASI Eksklusif kepada sang bayi.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto menyarankan agar ibu, terutama yang harus kembali kerja pasca melahirkan, memerah ASI nya sedini mungkin. Mia menyarankan kepada para ibu jangan tunggu menjelang cuti habis baru mulai memerah ASI. Semakin dini ASI diperah, akan makin banyak juga stok ASIP yang bisa disimpan dan ibu akan tetap bisa memberikan ASI eksklusif kepada sang bayi (jika ibu harus kembali bekerja di kantor pada saat bayi belum menginjak usia 6 bulan).

Setelah diperah, ibu harus memahami bagaimana cara menyimpan ASIP ini. Berikut ini saran dari Mia saat ditemui di Portico, Senayan City, Selasa (4/6/2013).

1. ASI yang telah diperah, ditaruh di botol atau plastik penyimpanan. Isi botol penyimpanan maksimal 3/4 botol. Jangan lupa untuk menutup botol atau plastik dengan rapat.

2. Sebelum ditaruh di kulkas, beri label nama, tanggal dan jam memerah ASI pada setiap botol. Setelah itu baru masukkan ke tempat penyimpanan yang sesuai.

3. Jika ingin dibekukkan, masukkan dulu ke dalam kulkas bagian bawah selama 30 menit, baru dimasukkan ke freezer.

4. Ketika ibu memerah ASI di kantor, setelah diperah ASIP sebaiknya disimpan di kulkas bagian bawah saja. Kenapa? Jika disimpan di freezer, ada risiko mencair dalam perjalanan, karena ibu tidak pernah bisa menduga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke rumah. ASI yang sudah mencair tidak bisa dibekukan lagi, kecuali yang mencair baru bagian atasnya saja.

5. ASI segar yang baru diperah dan disimpan di freezer dengan suhu -15 derajat celcius bertahan dua minggu. Kalau ditaruh di freezer lemari es dua pintu bersuhu -18 derajat celcius bisa bertahan 3-6 bulan. Sedangkan jika diletakkan di lemari es khusus freezer ASIP mampu bertahan 6-12 bulan.

 

Nah ibu sudah tahukan bagaimana cara menyimpan ASI perah agar tetap dapat dikonsumsi oleh bayi?

Be Sociable, Share!

Tags: , , , ,

Comments are closed.

Belajar berbisnis bersama d'BC Network!
Jaringan independent consultant Oriflame yang sudah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online!

Isi Formulir di Bawah Ini Sekarang Juga!

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN