Mengenal Gerakan Refleks Bayi

Bagi bayi baru lahir sebagian besar awal kehidupannya akan diisi dengan tidur hampir 16 jam setiap harinya. Saat bangun, ia akan sibuk beraktivitas untuk mengenali dunia barunya. Sebagian besar gerakan dan aktivitas yang dilakukan bayi merupakan rangkaian gerakan refleks yang dilakukannya secara alami. Seiring perkembangan dan kematangan sistem syarafnya ia akan belajar menggerakkan badan dan anggota tubuh lainnya sesuai keinginannya seperti menggapai, menggenggam, berekspresi, dll.

Berikut beberapa gerakan refleks yang dilakukan bayi :

1. Refleks Rooting (refleks mencari/memutar)

Refleks ini muncul saat sudut mulut bayi kita sentuh atau raba. Bayi akan menggerakkan kepala, membuka mulutnya dan mulai mengikuti asal sentuhan. Gerakan ini penting karena membantu bayi menemukan puting susu atau botol untuk menyusu.

2. Refleks Sucking (menghisap)

Gerak refleks sucking (menghisap) ini menyertai gerak refleks rooting, dimana bayi akan segera menghisap saat langit-langit mulut bayi tersentuh oleh puting atau botol susu. Refleks ini belum timbul bila kelahiran terjadi sebelum minggu ke 32 dan belum akan sempurna bila bayi lahir sebelum usia 36 minggu, sehingga sering kita temui bayi-bayi prematur dengan kemampuan menghisap yang lemah. Bayi pun memiliki refleks untuk mendekatkan jari ke mulutnya dan menghisapnya.

3. Refleks Grasping (menggenggam)

Gerakan refleks ini timbul ketika kita menyentuh telapak tangan bayi kemudian dengan segera jari-jarinya akan menutup untuk menggenggam. Refleks ini hanya bertahan sampai beberapa bulan saja, dan akan terasa kuat pada bayi yang lahir prematur.

4. Refleks Tonic Neck (leher asimetris)

Ketika kepala bayi menengok dan menghadap mukanya ke salah satu arah, maka tangan yang berada didepan mukanya akan digerakkan menjadi lebih lurus, sedangkan tangan satunya akan ditekuk dengan siku menuju arah perut. Refleks ini berlangsung hingga bayi berusia 6 – 7 bulan.

5. Refleks Moro (kejut)

Diawal kehidupannya, bayi akan mudah terkejut oleh suara atau gerakan disekitarnya. Saat merasa terkejut ia akan meregangkan anggota badannya (kepala, kaki dan tangannya) dan menangis. Kemudian menarik kembali ke posisi semula. refleks ini berakhir di usia 5 – 6 bulan.

6. Refleks Stepping (melangkah)

Refleks ini terjadi saat bayi diangkat dengan posisi berdiri dan kakinya menyentuh permukaan yang datar, maka bayi akan segera meluruskan kakinya seperti hendak berdiri atau melangkah.

7. Refleks Babinski

Saat telapak kaki bayi kita sentuh atau raba, jempol kakinya akan ditarik ke atas (posisi lebih tinggi) sementara jari-jari kaki lainnya akan merenggang/ mengembang.

8. Refleks Swiming (berenang)

Ketika bayi kita mandikan lalu kita masukkan ke bak mandi dengan air yang menyerupai kolam renang, maka secara refleks bayi akan menggerakkan tangan dan kakinya seolah-olah akan berenang.

Gerakan refleks diatas umumnya terjadi secara spontan. Dengan memperhatikan gerakan refleks ini, orang tua dapat memantau dan membantu identifikasi saraf otak bayi bekerja normal, sehingga identifikasi kelainan dapat diketahui lebih dini.

Sumber : Majalah 9 month

Be Sociable, Share!

Tags: , , ,

Comments are closed.

Belajar berbisnis bersama d'BC Network!
Jaringan independent consultant Oriflame yang sudah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online!

Isi Formulir di Bawah Ini Sekarang Juga!

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN