Latihan ke Toilet

Latihan ke ToiletPerubahan dari popok ke toilet memang tidak gampang buat balita. hal ini berpengaruh pada perubahan psikologis yang signifikan pada balita, latihan ke toilet membutuhkan bimbingan yang terus menerus, waktu dan kesabaran. Tapi Anda dan balita pasti bisa!
Beberapa hal yang harus dilakukan saat latihan ke toilet untuk balita Anda :
  1. Pastikan balita Anda siap. Umumnya balita bisa diajak latihan ke toilet pada usia di atas 18 bulan ke atas. juga ditandai dengan kesiapan emosi, fisik dan psikologis di usia sekitar 2-3 tahun. Tanda-tandanya antara lain, dapat duduk tegak, bisa kering dalam 2-3 jam, dapat membuka-memakai celana, bisa memahami intruksi sederhana dan sudah bisa mengatakan keinginannya.
  2. Biasakan melakukan kegiatan di kamar mandi. Kenalkan dan biasakan bayi pipis dan buang air besar (BAB) di kloset. Perlihatkan ketika Anda membuang dan menyiram kotorannya dari popok di kloset. Ajak ia ketika Anda menggunakan toilet supaya ia makin paham perlunya toilet.
  3. Atur jadwal untuk ke toilet. Mengatur asupan cairan dan makanan ke tubuh balita diperlukan untuk mengatur interval ke kamar mandi. Amati jadwal siklus pipis dan buang air besarnya, misalnya ia biasa pup sekitar jam 9 pagi dan pipis 1 jam sekali. Siklus pipis dan bab ini memudahkan Anda mengajaknya menyalurkan dorongan bak dan bab di tempat dan waktu yang tepat.
  4. Konsisten mengajak balita ke toilet. Pastikan pula pengasuh anak mampu secara konsisten melaksanakan pelatihan yang Anda terapkan sehingga tidak terjadi kebingungan. Beri informasi lengkap dan detil mengenai kebiasaan dan jadwal pipis balita Anda. Konsisten membimbing balita akan membuatkan cepat paham dan makin trampil memakai toilet.
  5. Pakai cara seru. ciptakan kreativitas Anda untuk mengajak balita melakukan latihan ke toilet agar lebih seru. Anda dapat membawa mainan yang terbuat dari bahan plastik ke toilet, agar balita bisa sambil bermain air dengan mainan nya tersebut saat balita bab atau pipis. Atau bisa juga dengan cara membuat gelembung sabun, sehingga balita kita senang melakuka latihan ke toilet
  6. Beri pujian. Rayakan bila ia berhasil melakukan pipis dan pup dengan benar. Hadiahi dengan pujian. Jadikan hal latihan ke toilet sesuatu yang penting dan terbaik dalam hidupnya. Kalaupun terjadi ‘kecelakaan’ hindari untuk menhukumnya, katakan saja Anda tidak suka. Wajah marah dan kecewa Anda, hanya akan membuatnya takut dan malah lebih sering tidak mau mengatakan bahwa ia ingin pipis atau pup.
Be Sociable, Share!

Tags: , , ,

Comments are closed.

Belajar berbisnis bersama d'BC Network!
Jaringan independent consultant Oriflame yang sudah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online!

Isi Formulir di Bawah Ini Sekarang Juga!

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN